
Kab. Pasuruan, BARMIDNEWS – DPRD Kabupaten Pasuruan bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) serta Polres Pasuruan turun langsung melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah SPBU di wilayah Prigen dan Pandaan, Minggu malam (2/11).
Langkah itu diambil menyusul maraknya keluhan warga terkait kerusakan sepeda motor usai mengisi bensin di beberapa SPBU di kawasan tersebut.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Agus Setiya Wardana mengatakan, pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan kuantitas bahan bakar minyak ( BBM ) yang dijual ke masyarakat benar-benar sesuai standar.
“Banyak laporan warga motor mereka rusak usai isi BBM. Karena itu kami lakukan sidak agar masyarakat Pasuruan mendapat BBM yang layak, tidak tercampur air atau zat lain,” tegas politisi Partai Gerindra ini.
Wardana-sapaannya-menambahkan, sidak tidak berhenti di wilayah Prigen–Pandaan saja. Komisi II akan memperluas pengawasan hingga ke wilayah Pasuruan bagian timur, selatan, dan utara.
“Kami akan ambil sampel dari beberapa SPBU lain untuk diuji di laboratorium,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Mita Kristiani menuturkan, hasil uji awal menunjukkan bahwa Pertalite di SPBU wilayah Pandaan–Prigen terverifikasi asli. Tidak ditemukan indikasi pencampuran air maupun bahan lain.
“Dari uji kualitas, Pertalite dinyatakan murni. Namun kami tetap akan lakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan keakuratannya,” katanya.
Dari sisi kuantitas, hasil pengukuran volume BBM juga masih dalam batas standar.
Hanya satu SPBU yang dispensernya perlu ditera ulang karena masa berlaku tera hampir habis.
“Secara umum, kuantitas dan kualitas sesuai ketentuan. Tapi kami tetap menindaklanjuti arahan dewan untuk pengawasan lebih ketat,” tukas Mita. RF










